TINDAK TEGAS PUNGLI, MAPI CENTRE DAN MAPI REGIONAL RIAU BERI APRESIASI POLRES PEKANBARU

Uncategorized

Pekanbaru, MHI- MAPI CENTRE DAN MAPI REGIONAL RIAU mengapresiasi langkah tegas Polresta Pekan Baru tentang dugaan adanya Pungli yg dilakukan oleh lurah Tirta Siak dalam kepengurusan SKGR tanah.

Kapolrestra Pekanbaru (Bapak Dr. Pria Budi, S.I.K, SH )bersama Ketua Umum MAPI SABER PUNGLI (Bapak Dedy AP).


Pungli (pungutan liar) merupakan sebuah fenomena yang sampai saat ini masih  berpraktek dimana-mana.
Mulai dari daerah pasar sampai dengan birokrasi.


Pengurusan kepemilikan tanah merupakan salah satu titik rawan praktik pungli.

Pengaduan masalah pungli dalam proses pengurusan lahan ini, sudah sejak lama kami terima. Mulai dari keluhan uang salam tempel sampai dengan permintaan hadiah oleh oknum yang berwenang itu sudah sering disampaikan masyarakat kepada MAPI.

Jika kita telusuri, bagaimana pungli  bisa terjadi pastinya tidak lepas dari kebutuhan masyarakat akan sesuatu sampai dengan kewenangan mengeluarkan sesuatu yang menjadi kebutuhan. Ruang lingkup ini rawan  sekali pungli.

Pungli dengan berbagai istilah antara lain uang materai, uang pelicin, uang rokok sampai dengan cashback. Modus operandinya beragam. Perlu kita ketahui kasus pungli ini diatur dalam perpres no 87 tahun 2016.
Pungli adalah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang atau pegawai negeri atau Pejabat negara dengan cara meminta pembayaran sejumlah uang yang tidak sesuai atau tidak tidak berdasarkan peraturan yang berkaitan dengan pembayaran tersebut. Hal ini sering disamakan dengan perbuatan pemerasan, penipuan atau korupsi.

Ada beberapa penyebab terjadinya pungli

  1. Ketidakjelasan Prosedur pelayanan
  2. Adanya penyalahgunaan wewenang
  3. Kurangnya informasi terkait layanan
  4. Dan lemahnya pengawasan dari instansi birokrasi yang berwenang.
  5. Keengganan masyarakat untuk melapor tindakan pungli

Kelima hal inilah yang menyebabkan pungli semakin susah ditangani.
Kami MAPI Saber Pungli sangat mengapresiasi sekali atas tindakan tegas yang diambil oleh Polresta Pekanbaru dalam menindaklanjuti laporan masyarakat korban pungli.

Bagaimana mungkin dapat diharapkan untuk membuat terobosan-terobosan besar dan substansi maupun mendasar didalam urusan hak pertanahan dan meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan di Riau jika banyak oknum berdasi yg terindikasi melakukan pemerasan ataupun pungli karena kewenangannya ?” ungkap MAPI

Atas terjadinya OTT oknum lurah, MAPI mendukung penindakan yang telah dilakukan Kapolresta Pekanbaru sebagai bentuk kewajiban dan tanggung jawab moral maupun profesional kepada rakyat. 

Adapun penyebab dari  pelaksanaan OTT ini karena adanya OKNUM dengan kewenangannya mendapatkan kesempatan untuk memeras dan atau melakukan pungutan yang bertujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain  dan koorporasi didalam kepengurusan birokrasi, sehingga kegiatan OTT ini sudah sesuai dengan  beberapa aturan diantaranya UU. Nomor 31 tahun 1999 yang sudah diubah dengan uu nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi, UU nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Negara, perpres 87 tahun 2016 tentang satgas saber pungli.

Sekaligus ini sebagai pembelajaran bagi pejabat publik untuk serius dan tidak main-main dalam mengemban amanah jabatannya,” tegas MAPI.

Semoga langkah sigap polestra kota Pekanbaru tetap tangguh dalam badai pengendalian pungli yg sudah menyelinap di berbagai lini. Mulai dari pelayanan publik baik sektor dukcapil,pertanahan, perizinan, kesehatan, sosial dan juga Pendidikan.

Kami MAPI CENTRE dan MAPI REGIONAL RIAU hadir bersinergi dalam pencegahan pungli di Riau dan Pekanbaru sebagai ibukotanya.

Masyarakat jangan pernah takut.
Ada pungli jangan takut melapor, kami siap mendampingi, serta identitas pelapor akan kami rahasiakan. Semoga kasus OTT oknum lurah ini ditindaklanjuti sampai ke akarnya.
Kami dalam hal ini MAPI CENTRE akan terus mengawal kasus ini agar kasus ini berjalan tegak lurus serta tidak ada intervensi dari pihak manapun.

Kami juga yakin dengan komitmen ibu Tety syam selaku ASWAS KEJATI Riau bahwa “ jaksa2 tidak ada yang tumpul dan tetap berintegritas”. Kepada masyarakat jangan takut dan ragu, Ada pungli ingat MAPI SABER PUNGLI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *