Wabup Blitar Rahmat Santoso Berniat Adopsi Bayi yang Ditemukan Warga Jl Ciliwung

Uncategorized

Blitar, MHI – Wakil Bupati Blitar, H. Rahmat Santoso berniat mengadopsi bayi yang ditemukan warga dalam ransel, beberapa hari lalu yang tergeletak di teras toko yang berada di Jl. Ciliwung, Kota Blitar.

Perihal tersebut disampaikan Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso setelah mengetahui adanya bayi yang dibuang dan diletakkan begitu saja di teras sebuah toko, kemudian ditemukan oleh warga di Jl. Ciliwung, Kota Blitar pada Senin (8/11/2021) pagi lalu.

Saya langsung kepikiran untuk mengadopsinya, setelah mendengar berita adanya bayi yang dibuang dalam tas ransel itu,” ungkap Wabup Rahmat, Rabu (10/11/2021).

Wabup yang akrab disapa Makde Rahmat ini mengatakan, bahwa atas keinginannya tersebut, Ia sudah berunding dengan keluarga untuk mengadopsi bayi malang berkelamin perempuan tersebut.

Istri saya juga sudah setuju, dan kebetulan 2 anak saya juga kan sudah besar, sudah tidak lucu lagi. Makanya saya ingin mengadopsinya,” ucapnya tersenyum.

Orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini juga menjelaskan, alasan utamanya yaitu ingin merawat dan memberikan kehidupan yang layak untuk bayi perempuan yang tidak berdosa tersebut.

Saya ingin merawat dan membesarkan, agar bisa hidup layak dan sehat. Kasihan, setelah dilahirkan malah tidak dirawat dan dibuang. Dan semoga bisa jadi anak yang Sholeha nanti,” ujarnya.

Niat baik itu ditunjukkan, dengan keseriusan Wabup Rahmat yang langsung menghubungi Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan untuk menyampaikan keinginannya mengadopsi bayi yang saat ini masih menjalani perawatan di RS Mardi Waluyo.

Saya sudah menghubungi Pak Kapolres Kota Blitar dan Dandim 0808 Blitar, kalau saya mau mengadopsinya. Saat ini masih dalam proses penyelidikan, nanti akan dibantu untuk mengurus semua persyaratannya,” terang pria yang juga sebagai ketua PPHI itu.

Seperti diketahui bahwa warga Jl. Ciliwung, Kota Blitar digegerkan dengan penemuan bayi dalam sebuah tas ransel warna hitam, yang tergeletak di teras sebuah toko pada Senin (8/11/2021) pagi jam 07.00 WIB.

Pertama kali ditemukan oleh pegawai toko bangunan, Joko Lianto ketika datang akan bekerja membuka toko sekitar jam 07.00 WIB. Melihat ada tas ransel warna hitam tergeletak di teras toko, kemudian bergerak-gerak. Joko curiga dan memanggil warga sekitar, Hajib kebetulan anggota Koramil Kota Blitar untuk memeriksanya.

Ternyata setelah dibuka, di dalamnya ada bayi terbungkus kain warna hijau. Kondisinya masih hidup, serta masih lengkap dengan tali pusarnya. Kemudian dilaporkan ke Polsek Kepanjen Kidul, serta menghubungi Puskesmas Kepanjen Kidul. Oleh petugas puskesmas dan polisi, langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Kepanjen Kidul, diperoleh hasil bayi yang ditemukan berkelamin perempuan, tali pusar bayi masih belum dipotong (plasenta masih tersambung tali pusar), berat badan bayi 1,8 kg dan panjang 47 cm. Diperkirakan bayi tersebut dilahirkan sekitar 6 jam sebelum ditemukan, saat ini kondisi bayi stabil dan mendapatkan perawatan di RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *