Universitas 17 Agustus Surabaya Lounching Program Macthing Fund 2021 Di Desa Minggirsari

Uncategorized

Blitar, MHI- Sebagai wujud pengabdian Universitas 17 Agustus Surabaya untuk masyarakat dan dalam rangka meningkatkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yakni berupa proyek di desa. Program Matching Fun 2021 sebagai wujud pangabdian yang dilakukan bersama desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.Louncing Matching Fun 2021 dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan 2 Kab Blitar  Ir.Ulfi Zulfikar Zuqzas, MM. pada Jum’at (01/10/21).

Desa Minggirsari menjadi salah satu desa yang terpilih sebagai lokasi penelitian dan pengabdian dan kontribusi Untag Surabaya dilakukan guna mengembangkan potensi, mendukung ekonomi kreatif hingga menyiapkan Desa Minggirsari menjadi Desa Wisata Pendidikan.Penyerahan program kerja maching fun 1 oktober – 15 desember 2021 dilakukan oleh Ketua Maching fun, Ketua LPPM dan Wakil Rektor 1.

Wakil Rektor 1 Untag Surabaya Harjo Seputro menjelaskan tujuan Program Matching Fun 2021 untuk meningkatkan dan memperluas manfaat kegiatan perguruan tinggi pada masyarakat. Kedua menciptakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan kegiatannya harus melibatkan mahasiswa secara langsung sehingga pembelajaran tidak hanya didalam kampus tetapi langsung pada masyarakat sesuai sasaran yang dituju.

MBKM harus ada mitranya pasca kegiatan dampak dari kerjasama dengan UMKM harus diukur apakah kerja sama dengan produksi meningkat, manfaat juga harus benar benar dirasakan” Papar Wakil Rektor 1 Untag Surabaya Harjo Seputro

Harapan Wakil Rektor 1 Untag Surabaya Harjo Seputro dengan adanya Program Matching Fun 2021di desa Minggirsari ini dapat membuat studi ekonomi kreatif supaya dapat berkelanjutan untuk mengukur nilai dampak yang dihasilkan dengan hasil akhir yang diharapkan masyarakat menjadi lebih sejahtera dan kompetensi lulusan Untag Surabaya dapat berdaya saing.


Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Minggirsari Eko Hariadi menjelaskan dengan adanya Program Matching Fun 2021di desa Minggirsari sebagai bentuk pengabdian Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya dengan anggaran Rp. 120 juta berbentuk manfaat pengabdian.Program ini langsung dibiaya oleh Kementrian Dikti yang proposalnya telah diajukan oleh Untag Surabaya yang mengacu dari Masterplan yang ada di desa Minggirsari yang mengarah ke Ekonomi kreatif.

Kades Eko juga menjelaskan manfaat untuk desa Minggirsari adanya program Matching Fun 2021 ini pertama memberi pendampingan pada kegiatan di desa Minggirsari terkait UMKM, Karangtaruna, Digitalisasi , Kelompok pertanian dan Penggiat wisata yang di sinkronkan dengan program melalui RPJMDesa sebesar Rp. 400 juta dan diajukan oleh Untag dan disetujui oleh Kementrian dan akan berlangsung selama 97 hari kegiatan dilakukan dihari sabtu dan minggu 6 dosen dan 30 mahasiswa yang hadir.

” desa minggirsari sangat terbantu mendapatkan pembinaan dimasyarakat dengan memanfaatkan potensi desa yang ada. Kerja sama dengan masyarakat dalam bentuk pemberdayaan untuk di pemerintahannya berbentuk pelayanan publik yang di biaya oleh Kementrian dengan adanya program ini disini semoga dapat memajukan desa wisata dan UMKM dan potensi desa yang lainnya” harap Kades Eko Hariadi. (Bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *