Sampaikan KUA PPAS tahun 2022, Bupati Targetkan Ekonomi Makro Daerah Naik 24,7%

Uncategorized

Blitar, MHI– Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah secara resmi menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA)-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2022 dihadapan Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Kabupaten Blitar yang mengikuti secara virtual pada Jumat (06/08/21).
Mengawali rapat, Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito menyampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Blitar ke-697. Politisi Pdi Perjuangan ini mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kebersamaan dan kesediplinan menuju Blitar yang mandiri dan sejahtera.


“Sebelum memulai rapat paripurna hari ini, saya mengucapkan Selamat Hari JadI Blitar ke-697. Mari kita tingkatkan kebersamaan dan kesediplinan menuju Blitar yang Mandiri dan sejahtera. Semoga tetap menjadi Blitar yang aman, nyaman dan sejahtera,” kata Suwito.


Suwito mengungkapkan rapat paripurna DPRD dilaksanakan dalam rangka tindak lanjut Surat dari Bupati Nomor 900/1594/409.204.2/2021 tanggal 5 Agustus 2021 perihal Penyampaian Naskah Rancangan KUA-PPAS Tahun 2022.


“Dalam kesempatan ini Bupati diharapkan menyampaikan naskah rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2022,”
ungkapnya.


Dalam sambutannya, Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah mengungkapkan bahwa KUA-PPAS tahun 2022 prioritas utama pada Ekonomi Makro Daerah. Dalam merumuskan Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun 2022 perlu terlebih dahulu dilakukan proyeksi dan rencana target kondisi ekonomi makro Kabupaten Blitar Tahun 2022 yang tidak bisa lepas dari kondisi ekonomi makro Kabupaten Blitar pada Tahun 2021, sebagai tahun dibuatnya perencanaan anggaran untuk Tahun 2022.


Diungkapkannya KUA yang disusun saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Oleh karena itu perkembangan terkini dari dampak pandemi, kondisi sosial ekonomi dan sektor lainnya yang terkena dampak tentunya akan menjadi pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan di Kabupaten Blitar pada tahun 2022.


Orang nomer satu di Kabupaten Blitar ini mengungkapkan yang menjadi tolak ukur dalam menetapkan rencana target ekonomi makro adalah dengan melihat angka proyeksi indikator perekonomian yang telah dirumuskan dalam Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Blitar Tahun 2021-2026.


Untuk Pendapatan Daerah pada Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2022 direncanakan sebesar 2.601.820.753.327,00 dan mengalami kenaikan sebesar 14,10% berasal dari sumber pendanaan spesifik.


Bupati juga menyampaikan, Rancangan Pendapatan Asli Daerah tahun 2022 sebesar Rp. 354.343.387.616,00 (354 Milyar 343 Juta 387 Ribu 616 Rupiah) naik 24,7 % apabila dibanding APBD tahun 2021. adapun rinciannya terdiri dari: Pendapatan pajak daerah sebesar 113.741.256.724,00, retribusi daerah sebesar 41.356.224.216,00, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan sebesar 2.305.737.414,00 dan Lain-lain PAD yang sah sebesar 196.940.169.262,00.(Hms/VDZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *