AUIDENSI DENGAN DPRD TERKAIT DAMPAK PPKM GAGAL DILAKSANAKAN

Uncategorized

Magetan, MHI- Dalam menindak lanjuti dampak PPKM bagi warga masyarakat kecil yang umumnya para pedagang yang berjualan di malam hari. Audensi yang seharus nya dilaksanakan pada hari ini tadi hari Senin tgl 26 Juli 2021 pada jam 00:09 wib belum mendapatkan hasil atau unek unek dari ormas juga aliansi dan awak media sebagai wakil dari aspirasi rakyat yang seharusnya hari ini kita sampaikan kepada wakil rakyat terkait dampak PPKM bagi para pedagang yang tidak bisa berjualan pada malam hari.

Baru berjalan kurang lebih 10 menit acara audensi terpaksa di bubarkan sebab tidak sesuai program atau isian dalam agenda yang sudah di luncurkan suratnya oleh ketua aliansi Supriyanto S.Sos. Pada singkat komentar beliau Supriyanto S.Sos. salah satu ketua aliansi Kabupaten Magetan tersebut beliau tidak mau acara yang seharusnya cukup dengan ketua wakil ketua serta anggota DPRD kabupaten Magetan justru ini melibatkan dinas dinas lain seperti dinas perhubungan, asisten 3 serta dari satgas gugus tugas covid 19 yang juga ikut hadir dalam acara tersebut.

Dengan sikap tegasnya dari ketua aliansi menolak acara audensi itu diteruskan jika tetap di lanjutnya beliau tetap meninggalkan ruangan audensi tersebut. Sebenarnya dalam isian atau agenda dalam pembahasan inti pokok dalam audensi ingin menyampaikan suara rakyat khususnya para pedagang ini ingin mendengar langsung dari wakil rakyat ini yang dulu juga di pilih oleh rakyak dan wajar jika rakyat ingin menyampaikan permasalahan dampak dari PPKM ini tersebut kepada lembaga atau ormas juga peran media agar nantinya wakil wakil rakyat ini bisa menyampaikan langsung ke Bupati Magetan dari hasil penyampaian rakyat yang nantinya akan di sampaikan oleh perwakilan aliansi atau ormas yang datang pada acara tersebut.

Kami memperjuang kan nasib rakyat dan kami juga berhak menyampaikan amanah rakyat karena kami juga punya para wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Kabupaten Magetan.Seharusnya namanya surat resmi yang sudah di kirim ke DPRD dengan agenda sudah jelas kok bisa ya agenda malah salah dalam mengagendakan acara tersebut dan di situ sudah di jelaskan bahwa audensi itu hanya interen dari aliansi lembaga juga ormas dan media, namun semua diikut sertakan dalam agenda tersebut jelas aliansi maupun ormas tidak akan menyetujui skedul yang sudah ada.(beni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *