Angka Covid 19 Meningkat,FORKOPINDA Kab. Semarang gelar Rapat Bersama Bupati Semarang ( H.Ngesti Nugraha.SH.MH)

Uncategorized

Kab.Semarang, MHI- Senin, tanggal 7 Juni 2021 pukul 14.20 s/d 17.00 WIB bertempat di Pendopo Bupati Semarang Jl. A. Yani No. 57 Ungaran telah berlangsung kegiatan Rapat Koordinasi Forkompinda dengan jajaran OPD Kabupaten Semarang terkait lonjakan Covid 19 Kabupaten Semarang.

Hadir dalam kegiatan sebagai berikut : Bupati Semarang H.NGESTI NUGRAHA, SH, MH.Wakil Bupati Semarang Sdr. H. BASARI, ST, M.Si.Kapolres Semarang AKBP ARI WIBOWO, SIK, MH.Pabung Kodim 0714 MAYOR INF SUPRIYONO, SH, MM,Kajari Kabupaten Semarang ,HUSIN FAHMI, SH, MH.


Ketua DPRD Kabupaten Semarang,BONDAN MARUTOHENING. Pj. Sekda Kabupaten Semarang, SUKO MARDIONO, SH, MM.
Kasat Intelkam Polres Semarang AKP SURAMTO, SH,Staf Kemenang Kabupaten Semarang, H. M. SOLIKHIN,OPD Kabupaten Semarang,Plt. Ketua Hamong Projo Kabupaten Semarang,H.ROHMAT, SH,Ketua DPD PAPDESI Kabupaten Semarang SJAICUL HADI, S.Pt.


Ketua FKUB Kabupaten Semarang KH. SINWANI,Wakil Ketua NU Kabupaten Semarang , KH. MUSLIH, Wakil Ketua Muhammadiyah Kabupaten Semarang ,H. DARMANTO, Forkompimcam dan Kepala Desa Se Kab. Semarang (Virtual).

Hasil Rapat Koordinasi Forkompinda dengan jajaran OPD Kabupaten Semarang terkait Penanganan Covid 19 Kabupaten Semarang sebagai berikut, “Proses belajar mengajar / Pendidikan PAUD, SD sederajat, SMP sederajat, SMA sederajat, Perguruan Tinggi melalui virtual/daring, Rumah / Warung makan maupun restoran baik makan di tempat atau pesan antar tutup paling lambat pukul 21.00 WIB. Khusus makan ditempat dibatasi maksimal 20 %, tempat perbelanjaan, swalayan,pertokoan,maupun Mall tutup paling lambat pukul 21.00 WIB dan pembatasan pengunjung maksimal 30 %. Tempat ibadah dibatasi jumlah jamaah maksimal 50 %, khusus masjid di pinggir jalan nasional, provinsi, kabupaten tidak diperbolehkan untuk solat jumat,Seluruh kegiatan seni, sosial budaya, olahraga yang berada dalam ruangan / indoor dibatasi maksimal 25 % paling banyak 20 orang dengan protkes ketat sedangkan Untuk outdor ditunda/dihentikan sementara,Kegiatan Hajatan dilarang kecuali akad nikah dengan batasan maksimal 20 orang, tidak boleh makan minum ditempat, dan protkes ketat. Rapat harus mempertimbangkan urgensi permasalahan dan dibatasi paling banyak 20 orang dengan protkes ketat,Destinasi Wisata, desa wisata, wisata religi dilarang dan ditutup sementara waktu kecuali restonya dengan kapasitas pengunjung 20 % atau paling banyak 30 orang sampai pukul 21.00 WIB,Wisata air, mandi uap, karaoke dilarang beroperasi / ditutup sementara ,Usaha hiburan, warnet, game online dibatasi 20%,Pasar tradisional, pasar hewan tetap beroperasi maksimal sampai pukul 12.00 kecuali pasar Jetis Bandungan sampai pukul 15.00 WIB dengan tetap menerapkan protkes ketat. “Kunjungan kerja baik Pemda dan DPRD ditiadakan sementara untuk berkonsentrasi penanganan covid 19.

Seluruh pihak agar segera mensosialisasikan dan bekerjasama dalam penanganan covid. Kegiatan dilanjutkan dengan teleconferen dengan jajaran Forkompimcam Se Kabupaten Semarang terkait hasil Rakor Forkompimda. Selama Kegiatan Berjalan dengan Aman, Lancar dan Kondusif.( Edwin/Litbang MHI Jateng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *