Kegiatan Kunjungan PLTGU Jawa 1 , Di KarawangKamis 22 April Simak Beritanya

Uncategorized

Karawang, MHI- Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan mengadakan rapat koordinasi dengan tema rapat Pembangunan Proyek Strategis Nasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa I. Hal ini guna menunjang kebangkitan ekonomi nasional dan menjaga stabilitas politik, hukum dan keamanan di kabupaten Karawang pada Kamis,  (22/4/2021).

Sementara proyek tersebut dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Badan Usaha Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan mengutamakan penggunaan komponen dalam negeri.

 “Proyek strategi nasional diharuskan memenuhi unsur kriteria dasar, kriteria strategis dan kriteria nasional” Ungkap Staf Ahli Kemenko Polhukam Bidang Ideologi Dan Konstitusi Irjen Pol. Dr. Agung Makbul, Drs., S.H., M.H.

Pada kesempatan yang sama Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Bidang Ketahan Nasional Marsda TNI Ahmad Sajili bahwa PSN PLTGU Jawa I terletak di Kabupaten Karawang dengan dengan kapasitas 1.760 MW, dan PLTGU Jawa I akan menjadi pembangkit terintegrasi pertama di Asia dan terbesar di Asia Tenggara.

PLTGU akan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian wilayah Karawang, Bekasi, dan sekitarnya salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja yang mencapai 4.600 orang pada masa konstruksi, ditambah lebih kurang 200 orang tenaga profesional saat pengoperasian di Desember 2021 sehingga diharapkan bisa berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan perekonomian daerah.

“PLTGU Jawa I diharapkan mampu untuk memberikan penghematan bagi negara karena listrik yang dibeli PT PLN (Persero) menjadi kompetitif dengan tarif listrik senilai 5,50 dolar AS per kiloWatt hours (kWh). Jika dilihat dari data yang ada target Commercial Operation Date (COD) PLTGU Jawa I yaitu pada bulan Desember 2021, dan progres pembangunannya sudah mencapai 96%. Jika dilihat dari data yang ada target Commercial Operation Date (COD) PLTGU Jawa I yaitu pada bulan Desember 2021, dan progres pembangunannya sudah mencapai 96%,”Ungkap Marsda TNI Ahmad Sajili

Kondisi ini menandakan bahwa secara konstruksi proyek tersebut sudah dapat beroperasi pada Desember tahun ini. Namun perlu menjadi perhatian bersama bahwa keterlibatan tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas dan badan usaha yang memiliki proyek di daerah tersebut agar melakukan transfer teknologi ke warga lokal sehingga penyerapan tenaga kerja lokal dari proyek besar di daerah bisa optimal.

Dalam proses finishing pembangunan PLTGU Jawa I penting terjalinnya koordinasi dan sinergitas yang solid antara pemerintah, TNI/Polri, masyarakat, dan pihak pengelola pembangunan agar pembangunan yang ada dapat sepenuhnya bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara” Terang Irjen Pol. Dr. Agung Makbul.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *